Tag Archives: Honda

Kalo Rossi Ke Honda?

Waktu lalu ane nulis artikel tentang ‘gimana jadinya kalo Jorge Lorenzo ke Honda’. Artikel itu sih cuma sebatas khayalan yang mungkin gak bakalan terjadi. Nah, rumor dari Marco Melandri ini nih yang bikin kaget setengah mampus. Pasalnya doi mengaku mendengar Rossi mengontak Gresini untuk bergabung di 2012 nanti.

Percaya gak percaya, tapi kalo diliat dari karir Rossi selama balapan, di Ducatilah chemistrynya gak dapet. Dengan Aprilia, Honda kemudian Yamaha, doi selalu juara, setidaknya 3 besar (rank 9 waktu debut 125cc 1996). Di Ducati? Gak tau dah.. Jadi masuk akal kalo Rossi mau pindah.

Kalopun benar, peluangnya bersaing diatas Honda gimana? Pasti gak seburuk di Ducati. Pengembangan mesin dan suspensi Honda sedang diatas angin saat ini. Di Gresini, Honda bermurah hati ngasih spek pabrikan buat Simoncelli. Kalo Rossi pasti dikasih deh.. Tapi faktor usia Rossi yang udah kepala tiga juga perlu dipertimbangken. Yang pasti, mantan icon Honda itu bakalan bikin geram Yamaha karena penjualan Honda bisa meroket naik.

CBR250R Kalah Ditangan Ninja 250R. Kenapa Gak Coba VTR 250?

Sepertinya cuma 2-3 bulan sejak mbrojol, CBR 250R mampu mengalahkan Ninja 250R dalam soal penjualan (walaupun gak sama genre). Bulan-bulan berikutnya? Keok… Sensasi CBR 250R hanya ‘panas-panas tahi ayam’ karena faktor ‘motor baru’, teknologi dan brand image Honda.

Perhatian konsumen terhadap motor sport 250cc bersilinder stereo memang gak bisa ditandingi silinder tunggal karena sensasinya itu lho.. Dimana lagi para biker entry level bisa ngerasain bawa motor harian beraroma ‘moge’ kalo bukan di Ninja 250R. Ini Indonesia mas.. Soal ekonomis dan teknologi urusan belakangan, yang penting tuh motor kencang kalo diajak ngebut.

Menurut ane nih, AHM bisa pertimbangkan buat masukin VTR 250 di line-up produksinya. Atawa setidaknya adopsi mesinnya trus dipasang di motor berfairing. Mengingat konfigurasinya V-twin, nih motor layak disepadankan dengan Ninja 250R (dan Hyosung GT 250R), walaupun VTR 250 lebih torquey (bore x stroke VTR: 60.0 x 44.1 mm, sedangkan Ninja: 62.0 x 41.2 mm). Ayolah AHM..

Sumber Gambar: MCN

MotoGP: Apa Jadinya Jika Lorenzo Gabung Di Repsol Honda??

Persaingan di papan klasemen MotoGP setelah gelaran ke-10 Laguna Seca bisa dibilang ketat. Stoner cuma unggul 20 poin dari pesaing terdekatnya Lorenzo. Dalam setiap balapan, pasti salah satu dari mereka naik podium. Gak naik podium cuma saat ketiban sial.

gambar dari kompas

Tercatat team pabrikan Yamaha dan Honda yang konsisten menang. Yamaha memang motor yang stabil ditikungan, tapi masih kalah cepat dibanding Honda. Mereka bisa menang gara-gara mental juara Lorenzo (dunia kadang-kadang bisa adil juga). Tapi, gimana kalo Lorenzo gabung dengan Honda? Mimpi kali yee.. Seandainya demikian, menurut ane nih:

1. Yamaha yang notabene kekurangan sponsor bakalan makin keok, dimana mereka tidak punya ujung tombak selain Jorge.

2. Semua sponsor Yamaha bakalan pindah ke Honda dan makin memperkaya tim konglomerat itu.

3. Honda bakalan jadi motor superior dengan peringkat satu-dua-tiga klasemen akhir (percaya deh..) dan dipastikan balapan MotoGP jadi OMR Honda yang membosankan.

4. Akan ada peraturan baru yang menjegal Honda.

5. Penjualan motor Yamaha (di Indonesia) turun drastis.. hicks… (becanda doang)

Honda Luncurkan Blade Baru

Rabu kemarin PT. AHM merilis Blade facelift dengan tampilan lebih segar. Desain double headlamp (sekilas mirip Jupiter Z), lampu sein runcing, dengan sayap yang agak lebar kayak ayam jago siap tempur. Selain lampu belakang futuristik dan aerodinamis, varian ini juga hadir dengan rem cakram belakang yang menambah kesan sporty. Sayang sokbreker belakang masih stereo.

Gambar dari dapurpacu. Pelototin aja tuh motor, jangan yang lain..

Sektor mesin masih mengandalkan ruang bakar 110 cc dengan tambahan teknologi anyar yaitu HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology) yaitu sistem yang bertugas menyempurnakan proses pengapian. Diklaim mesin ini mampu menyemburkan tenaga 8.4 PS pada 7,500 rpm dan torsi 8.14 pada 5,500 rpm.

Tersedia 5 macam warna : Victory Red, Accelera Green, Superior Black, Dominate Black dan edisi khusus Repsol. Untuk motor dengan empat warna pertama, dijual 14 jeti OTR Jakarta, sedangkan versi Repsol kudu nambah 200 rebu.

Yamaha Byson Bike Of The Year 2011 Versi Majalah Otomotif

Beberapa waktu lalu majalah Otomotif kembali mengadakan event seleksi mobil/motor terbaik tahun 2011. Nah, biarpun hasil penilaian ini gabungan antara objektivitas fisik motor dan subjektivitas tester, namun ini bisa jadi acuan buat para biker sekalian untuk menentukan pilihan kuda besi yang bakal diincar.

Dan, Bike Of The Year 2011 versi Otomotif jatuh ke tangan Byson. Motor yang menuai banyak keluhan karena durasi inden tersebut mengalahkan teman sekelasnya NMP, bahkan kakaknya sendiri V-ixion. Sedang Rookie Of The Year 2011 dimenangkan oleh CBR250R dari pabrikan berlogo sayap tunggal Honda.

Berikut hasil lengkap kategori motor.

KATEGORI BEBEK 110-115 CC
1.The Best Design: HONDA BLADE 110
2.The Best Performance & Handling: YAMAHA NEW JUPITER Z 115
3.The Best Feature & Technology: TVS NEO X3i 110
4.The Best Fuel Consumption: HONDA NEW ABSOLUTE REVO 110
5.The Best Value: TVS NEO X3i 110

KATEGORI BEBEK 120-125 CC
1.The Best Design:  TVS NEW ROCKZ 125
2.The Best Performace & Handling: TVS NEW ROCKZ 125
3.The Best Feature & Technology: HONDA SUPRA X 125 PGM-FI
4.The Best Fuel Consumption: HONDA SUPRA X 125 PGM-FI
5.The Best Value: TVS NEW ROCKZ 125

KATEGORI BEBEK SUPER
1.The Best Design:  YAMAHA NEW JUPITER MX 135
2.The Best Performance & Handling: SUZUKI NEW SATRIA FU 150
3.The Best Feature & Technology: SUZUKI NEW SATRIA FU 150
4.The Best Fuel Consumption: HONDA NEW CS1
5.The Best Value:  YAMAHA NEW JUPITER MX 135

KATEGORI BEBEK MATIC
1.The Best Design:  YAMAHA LEXAM 115
2.The Best Performance & Handling: YAMAHA LEXAM 115
3.The Best Feature & Technology: YAMAHA LEXAM 115
4.The Best Fuel Consumption: HONDA REVO TECHNO AT 110
5.The Best Value: HONDA REVO TECHNO AT 110

KATEGORI SKUTIK 110-115 CC
1.The Best Design: HONDA SCOOPY 110
2.The Best Performance & Handling: HONDA VARIO 110
3.The Best Feature & Technology: HONDA VARIO CBS TECHNO 110
4.The Best Fuel Consumption: HONDA BEAT 110
5.The Best Value: YAMAHA MIO SPORTY 110

KATEGORI SKUTIK 125 CC
1.The Best Design:  SUZUKI HAYATE 125
2.The Best Performance & Handling: YAMAHA XEON 125
3.The Best Feature & Technology: HONDA PCX 125
4.The Best Fuel Consumption: HONDA PCX 125
5.The Best Value: VIAR VIOR 125

KATEGORI SKUTIK 150-170 CC
1.The Best Design:  MINERVA GTR 150
2.The Best Performance & Handling: MINERVA GTR 170
3.The Best Feature & Technology: BENSON LIKE
4.The Best Fuel Consumption: BENSON SUPER8
5.The Best Value: MINERVA GTR 150

KATEGORI SPORT 125-135 CC
1.The Best Design:  BAJAJ PULSAR 135 LS
2.The Best Performance & Handling: SUZUKI THUNDER 125
3.The Best Feature & Technology: BAJAJ PULSAR 135 LS
4.The Best Fuel Consumption: SUZUKI THUNDER 125
5.The Best Value: BAJAJ PULSAR 135 LS

KATEGORI SPORT 150 CC
1.The Best Design:  YAMAHA BYSON 150
2.The Best Performance & Handling: HONDA NEW MEGA PRO 150
3.The Best Feature & Technology: YAMAHA NEW V-IXION 150
4.The Best Fuel Consumption: YAMAHA NEW V-IXION 150
5.The Best Value: MINERVA R150 VX

KATEGORI SPORT 160-180 CC
1.The Best Design:  TVS NEW APACHE RTR 160
2.The Best Performance & Handling: TVS NEW APACHE RTR 160
3.The Best Feature & Technology: BAJAJ PULSAR 180 DTS-I
4.The Best Fuel Consumption: TVS NEW APACHE RTR 160
5.The Best Value:BAJAJ PULSAR 180 DTS-I

KATEGORI SPORT 200-225 CC
1.The Best Design:  YAMAHA NEW SCORPIO Z 225
2.The Best Performance & Handling: YAMAHA NEW SCORPIO Z 225
3.The Best Feature & Technology: BAJAJ PULSAR 220F DTS-I
4.The Best Fuel Consumption: HONDA NEW TIGER REVO
5.The Best Value: BAJAJ PULSAR 220F DTS-I

KATEGORI SPORT 250 CC
1.The Best Design:  HONDA CBR 250 R
2.The Best Performance & Handling: KAWASAKI NINJA 250 R
3.The Best Feature & Technology: HONDA CBR 250 R
4.The Best Fuel Consumption: HONDA CBR 250 R
5.The Best Value: MINERVA NEW MEGELLI 250 RE

KATEGORI DUAL PURPOSE
1.The Best Design: MINERVA MEGELLI 250S
2.The Best Performance & Handling: KAWASAKI D’TRACKER-X 250
3.The Best Feature & Technology: KAWASAKI KLX 250S
4.The Best Fuel Consumption: KAWASAKI D’TRACKER 150
5.The Best Value: KAWASAKI KLX 150S

ROOKIE OF THE YEAR 2011 : HONDA CBR 250 R
BIKE OF THE YEAR 2011: YAMAHA BYSON 150

Sumber: Otomotif

Strategi “1 Milyar” Yamaha Ternyata Ampuh…

Masih ingat artikel iklan Beli Yamaha berhadiah Milyaran rupiah yang ane post beberapa waktu lalu disini? Ya… ternyata strategi itu mampu menaikkan penjualan Yamaha sekitar 31.6 persen. Berapa sih 2 milyaran dibanding kenaikan penjualan se-Indonesia, dan yang lebih penting menaikkan pride dan kemungkinan memukul balik Honda? Gak sebanding Bro..

Melihat antusiasme konsumen terhadap program ini ternyata membuat Yamaha gak kapok mengulang program ini di periode berikutnya bulan Mei mendatang. Hmmm.. beli gak ya? Satu Em tuh bisa bikin………

MotoGP, Three Make Race Kelas Dunia

Di era Mick Doohan sampe penghujung era 500cc, MotoGP diikuti hampir semua pabrikan roda dua. Keempat raksasa Jepang masih eksis, Aprilia dan Modenas juga ada (kalo kurang tolong lengkapin brader..). Pindah ke era 4-tak di tahun 2002, regulasi mendadak berubah. Karena alasan greenpeace, motor 4 langkah bisa ikut MotoGP dengan kapasitas mesin 2 kali kapasitasnya 2-tak. Masuknya varian 4-tak sangat mengejutkan dunia MotoGP karena mereka langsung mendominasi musim balapan dan membuat pihak pabrikan yang juga memproduksi motor 4-tak langsung meninggalkan pengembangan  mesin 2-tak karena dianggap tidak berguna lagi.

Masalahnya, tidak semua pabrikan motor ngembangin 4-tak. Akhirnya di tahun 2003 Modenas dan Aprilia yang telat meriset 4-tak mundur sama sekali dari MotoGP. Untung ada Ducati yang masuk menggantikan mereka berdua. Tahun 2009 Kawasaki mengalami krisis moneter dan mundur dari MotoGP, walaupun masih menyediakan mesin untuk tim privateer, sampai akhirnya musim 2011 Kawasaki benar-benar resign. Pabrikan Suzuki yang disponsori Rizla+ pun hanya ikut meramaikan persaingan dengan menurunkan pembalap tunggal Alvaro Bautista dengan prestasi yang jarang diperhitungkan.

Otomatis sekarang yang berkuasa diMotoGP hanya Yamaha, Ducati dan Honda. Gak tau tahun-tahun mendatang gimana keadaannya. Yang jelas, kalo krismon lagi, tim terkuatlah yang bakal survive, kecuali ada regulasi baru yang mau nolong. Kan gak seru kalo MotoGP cuma jadi OMR kelas dunia…